Sunday School Materials

Posts tagged “lukisan

Cipta Lagu Rohani untuk Anak Sekolah Minggu: “TUHAN PENJAGAKU”. New Sunday School Song.

Rekan Guru-guru Sekolah Minggu, berikut ini sebuah lagu untuk anak-anak kita, diciptakan 29 Desember 2010. Semoga menjadi berkat.

Tuhan Penjagaku.mp4_snapshot_00.06_[2013.02.14_00.14.48]

“TUHAN PENJAGAKU” (Klik judul untuk melihat video/ click the title to watch video).
Sukacita trima hari baru
Karna Tuhan Sang Penjagaku
Sejak di perut ibu
Hingga klak punya cucu
Rancangan sejahtera, sampai tutup usia
Yesusku pasti

Reff.
Memang hidup terkadang susah
Kala langit gelap, Dia takkan terlelap
Laut bergelora, dibuatnya reda
Yesus tlah berjanji, pasti ditepati
Kristusku hebat, Yesusku dahsyat!

Tepian laut, Peb. 2013

Lukisan Moses,

About these ads

Cipta Lagu Rohani: “Merpati Patah Sayap”

Jumpa lagi rekan-rekan Guru Sekolah Minggu ini sebuah kesaksian saya lewat sebuah lagu.

Pernah suatu ketika rasa kecewa menyesak, mendesak amarah yang sia-sia hingga akhirnya kembali pasrah berserah dan percaya bahwa segala rencanaNya adalah indah, dari semula rancanganNya bagi kita semua adalah masa depan yang cerah. Amen.

Berikut inilah lagu kesaksian yang mengisahkan pergumulan yang sempat mengalihkan pandangan mata iman, terkaburkan oleh kelemahan diri. Semoga menjadi berkat.

Merpati Patah Sayap.mp4_snapshot_01.51_[2013.02.10_21.01.26]

Lagu ini dinyanyikan bersama anak saya nomor tiga, Priskila Liane Eterwei Madag0 (Yana).

MERPATI PATAH SAYAP (Klik judul untuk melihat video)
Lirik lagu Bagian 1.
Gundah hati trima lara jiwa
tergilas beban tak terperi
langit hitam duka kelam

Kubermohon asa doa resah
Terpanjat swara tanpa daya
Lewat lagu kuberseru

Reff 1.
Oh Tuhan ini anakMu
HambaMu sujud berserah
Pasrah bagai merpati
patah sayap diterpa badai

Bagian 2.
Tuhan tahu sgala luka hati
dan beban di jiwa anakNya
Dia obati Dia pulihkan

Dalam gelap nan pekat hidupku
Dia datang ulurkan tanganNya
Cahya berkat trang jalanku

Reff 2.
Tiada sungguh tiada
yang mustahil bagi Tuhanku
Nyata oh sungguh nyata
Kasih Yesus terbukti nyata

Reff 3.
Oh Tuhan terima kasih
Puji syukur hanya bagiMu
Kau ajaib penuh mujizat
Sungguh ajaib sungguh mujizat.

DARI TEPIAN RIMBA & SUNGAI KASIH,

LM, PEB. 2013


MENGEMBANGKAN LIFE SKILL PADA ANAK

Rekan-rekan guru Sekolah Minggu, berikut ini sebuah karya tulis lama Admin Bahansekolahminggu yang dirasa perlu untuk memperluas wawasan kita bersama. Selamat membaca.

Dari sudut pandang ilmu pendidikan dikenal istilah “life skill” atau ketrampilan hidup.  Di Amerika Serikat, LeMahieu (1999) dari Department of Education State of Hawai‘I menyatakan “Enambelas tahun yang lalu publikasi yang berjudul “A Nation at Risk” menyebabkan suatu reformasi pendidikan dan perdebatan multidimensional di AS mengenai masa depan pendidikan di sana.”

Kemudian salah satu hasil dari gelombang reformasi pendidikan tersebut adalah lebih intensifnya pengembangan “life skill”, bahkan kemudian perdebatan dan konsep-konsep yang diajukan tersebut bukan hanya berkembang pesat di AS, namun meluas hingga ke seluruh dunia. Beberapa literatur dan laporan menyebutkan pengembangan konsep tersebut di benua Eropa, Asia,  dan Afrika. Sehingga kemudian PBB lewat UNICEF, WHO dan UNESCO mengembangkan konsep ketrampilan hidup ke dalam berbagai program antara lain kesehatan, kependudukan, dan pendidikan.

Definisi WHO mengenai “life skill” adalah the abilities for adaptive and positive behaviour that enable individuals to deal effectively with the demands and challenges of everyday life“. UNICEF mendefinisikannya sebagai : “a behaviour change or behaviour development approach designed to address a balance of three areas: knowledge, attitude and skills”.  UNICEF, UNESCO dan WHO membuat daftar sepuluh strategi pokok life skill yaitu :

  1. problem solving,
  2. critical thinking,
  3. effective communication skills,
  4. decision-making,
  5. creative thinking,
  6. interpersonal relationship skills,
  7. selfawareness building skills,
  8. empathy, 
  9. coping with stress and
  10. coping with emotions.

Self-awareness, self-esteem dan self-confidence adalah hal yang penting untuk mengerti kekuatan dan kelemahan seseorang.

Townson (2004) menyebutkan bahwa “life skill” pada setiap orang itu berbeda-beda, pengertian life skill menurutnya yaitu pengetahuan dan kemampuan yang memungkinkan seseorang untuk berfungsi di dalam masyarakat.


Ketrampilan Hidup (Life Skill)

Prianto (2001) bahwa mengungkapkan konsep pendidikan di Indonesia masih mengajarkan ‘kulit arinya’ saja. Artinya, murid hanya disodori setumpuk materi tanpa menyentuh kebutuhan yang lebih dalam dari seorang anak. Menurut Rose, hakekat belajar lebih sering diterjemahkan sebagai mengejar nilai, NEM atau ranking saja tanpa memperhatikan mutu, tingkah laku dan perkembangan pribadi anak. Kurikulum yang ada saat ini nampaknya belum mampu menemukan esensi pendidikan serta membantu mengembang kreativitas anak. Pemenuhan hak-hak anak seringkali juga tidak terpenuhi pada kelompok-kelompok tertentu dalam masyarakat. Ambil contoh, hak bermain dan berekreasi mereka terganggu oleh jadwal sekolah yang padat, kurikulum yang melampaui beban, ataupun jadwal kursus yang bertubitubi harus dihadapi oleh seorang anak. Pendidikan dalam kondisi ini sarat diartikan untuk menjejali anak dengan pengetahuan sebanyak-banyaknya bukannya pada pengembangan anak akan pengetahuan esensial yang penting bagi kehidupan.

Sujono Jachja, Wakil Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak mengatakan dalam artikel Majalah Suar, Nopember 2001 sebenarnya masalah-masalah kesejahteraan anak dan hak anak atas pendidikan sudah dibicarakan mendalam. Ini mengingat Konvensi Hak Anak yang telah diratifikasi mensyaratkan bahwa setiap anak harus mendapatkan hak-haknya termasuk untuk pendidikan dasar. Namun demikian, Sujono melihat, secara realistis boleh jadi pemerintah mengalami kesulitan untuk memberikan perhatian kepada sekitar 45 juta anak, yaitu mereka yang berusia di bawah 18 tahun dan belum menikah, yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. “Sebagai negara yang telah meratifikasi Konvensi Internasional, pemerintah hendaknya melakukan upaya-upaya bertahap agar implementasi dari instrumen-instrumen hak asasi manusia dapat dilakukan,” jelasnya. Ditanya soal tanggung jawab untuk dapat dipenuhinya wajib belajar pendidikan dasar, Sujono Jachja mengatakan pendidikan dasar yang dimaksud bukan sekedar compulsory atau wajib belajar di sekolah, tetapi pendidikan pokok yang tidak hanya dilakukan oleh pemerintah dan wajib ditanggung pemerintah. Menurutnya, masyarakat juga dapat mengawali dan melakukannya. “Yang meski kita lakukan adalah universal education. Artinya, pendidikan itu dapat dinikmati oleh semua anak di semua tempat,” papar Sujono. Sementara itu, Saparinah Sadli, wakil ketua Komnas HAM menekankan, pendidikan formal bukanlah alternatif satu-satunya untuk melakukan proses belajar. Dikatakan, masalah kesempatan untuk memenuhi hak atas pendidikan idealnya memang tidak hanya diartikan secara sempit sebagai bersekolah (formal). “Apabila sumber daya di lingkungan sekitarnya tidak memadai, maka dapat dilakukan pendidikan alternatif dengan menggunakan sumber daya yang ada. Institusi agama dan adat dapat juga melakukan upaya-upaya pendidikan bagi anak-anak,” ujarnya. Saparinah Sadli menambahkan masyarakat dapat mencoba memberikan atau memenuhi pendidikan anak walaupun tidak dalam bentuknya yang formal dan berdasarkan kurikulum. Yang lebih penting, katanya, adanya sebuah kegiatan yang substansi dan bentuknya dalam arti luas dari pendidikan yaitu menyampaikan kepada anak tentang informasi atau ajaran yang dapat mengembangkan anak yang bersangkutan.

Dengan demikian diharapkan anak dapat mengenal dan mengerti apa yang perlu dia pahami pada usianya sebagai anak yang merupakan bagian dari suatu komunitas. “Lingkungan dan komunitas seringkali memiliki kegiatan yang disesuaikan dengan apa yang tersedia, apakah dana, orang atau gurunya. Setiap komunitas dapat berbuat sesuatu untuk anak-anak dan masa depannya,” tambahnya.

Menurut Minnesota Department of Children, Families, and Learning (1997) dalam Sims (1998), “Students are learning both to learn and to work. Learning and working are becoming synonyms. Both require practice, guidance, and support.”  The Minnesota Department of Children, Families, and Learning memberikan definisi bekerja sebagai suatu usaha produktif yang meliputi baik pekerjaan yang dibayar dan yang tidak dibayar seperti menjadi pelajar, melaksanakan kerja sebagai orang tua, mengurus rumah, mengerjakan hobi, atau pelayanan kerja sukarela.  Pekerjaan dalam kehidupan merujuk pada kegiatan bekerja sepanjang masa hidup dan bagaimana pekerjaan tersebut dikembangkan dan diselesaikan melalui pengalaman belajar yang direncanakan maupun tidak direncanakan.

Sims (1998) kemudian menyimpulkan bahwa : “It is clear that schools alone cannot prepare youth for their life work. To instill the capabilities of work/life skills in young people, public agencies, organizations, employers, communities, parents, and the school system must work together.”

Di AS dikembangkan suatu program berskala nasional untuk mengembangkan life skill, disebut dengan 4-H, yaitu program pengembangan pendidikan dari University of Illinois Extension. Program ini terdiri dari serangkaian delivery modes dimana pemuda belajar dalam setting grup atau dari dirinya sendiri. Seorang tuan rumah yang memandu aktivitas memperkaya program ini dengan sejumlah pengalaman.

Apa komponen utama dari life skills? World Health Organisation (WHO) mengkategorikannya ke dalam tiga komponen :

a)       Ketrampilan berpikir kritis/ ketrampilan membuat keputusan termasuk ketrampilan pemecahan masalah dan pengumpulan informasi. Seseorang harus berketrampilan mengevaluasi konsekuensi masa depan atas tindakannya dan tindakan orang lain terhadapnya saat ini. Mereka perlu kemampuan untuk menentukan alternatif pemecahan masalah untuk menganalisis pengaruh dari nilai-nilai mereka dan bagi nilai orang-orang di sekitar mereka.

b)      Ketrampilan interpersonal/ komunikasi– mencakup komunikasi verbal dan non verbal, mendengar secara aktif, kemampuan mengekspresikan perasaan dan memberikan umpan balik. Juga termasuk dalam kategori ini yaitu kemampuan bernegosiasi/ menolak dan dan ketrampilan bersikap tegas yang secara langsung berpengaruh pada kemampuan seseorang untuk mengelola konflik. Empati, yang merupakan kemampuan untuk mendengar dan mengerti kebutuhan orang lain, juga merupakan kunci bagi ketrampilan interpersonal. Termasuk juga di dalamnya kerjasama dalam tim dan kemampuan bekerjasama, kemampuan menyatakan hormat bagi orang-orang di sekitarnya. Pengembangan ketrampilan ini memberikan kemampuan bagi anak untuk beradaptasi dalam masyarakat. Ketrampilan-ketrampilan ini memberikan hasil dalam situasi penerimaan norma-norma sosial yang menjadi dasar perilaku sosial orang dewasa.

c)       Ketrampilan penanganan (Coping) dan manajemen diri merujuk pada ketrampilan-ketrampilan yang meningkatkan kontrol dari dalam diri, sehingga orang itu yakinn bahwa ia mampu membuat perubahan dan mempengaruhi perubahan itu. Self esteem, self-awareness, dan ketrampilan self-evaluation dan kemampuan untuk menetapkan tujuan juga merupakan bagian dari kategori umum dari ketrampilan memanaje diri  (self-management skills). Anger, grief and anxiety must all be dealt with, and the individual learns to cope loss or trauma. Stress and time management are key, as are positive thinking and relaxation techniques.

LeMahieu (1999) melaporkan bahwa hasil-hasil penelitian menunjukkan beberapa manfaat dari  Life Skills-Based Education yaitu : berkurangnya perilaku kekerasan; meningkatnya perilaku pro-sosial yang positif dan yang negatif berkurang; berkurangnya perilaku merusak diri sendiri; meningkatnya kemampuan membuat perencanaan masa depan dan memilih solusi atas permasalahan yang dihadapi; meningkatnya citra diri, kesadaran diri, kemampuan penyesuaian sosial; meningkatnya perolehan pengetahuan; membaiknya perilaku di dalam kelas; kemajuan dalam hal kontrol diri dan penanganan masalah-masalah inter-personal dan coping kecemasan; meningkatnya pemecahan masalah dengan rekan sebaya. Penelitian juga telah membuktikan bahwa sex education yang didasarkan pada life skill memberikan hasil berupa perubahan yang lebih efektif dalam penggunaan kontrasespsi bagi remaja; penundaan aktivitas pengalaman seksual pertama; penundaan penggunaan alkohol dan marijuana serta pengembangan sikap dan perilaku yang diperlukan menghadapi penyebaran HIV/AIDS.

Beberapa landasan teoretik yang berkaitan dengan konsep life skill yang digunakan dalam penelitian  ini berhubungan dengan Contextual Learning.

Contextual learning atau pembelajaran kontekstual adalah pembelajaran yang terjadi dalam hubungan yang dekat dengan pengalaman aktual. Pembelajaran kontekstual adalah suatu konsepsi yang membantu guru untuk menghubungkan materi pelajaran dengan situasi dunia nyata dan memotivasi siswa untuk menghubungkan antara pengetahuan dengan penerapannya dalam kehidupan mereka baik sebagai anggota keluarga, warga negara atau pekerja serta mengaitkannya dengan kebutuhan yang diperlukan dalam belajar.(Blanchard, 1991).

Menurut Simpson, (1992) dalam teori pembelajaran kontekstual, pembelajaran terjadi hanya apabila siswa (pembelajar) memproses informasi baru atau pengetahuan dengan suatu cara yang masuk akal menurut kerangka pikirnya sendiri (keadaan dalam dunianya sendiri, pengalaman atau tanggapan). Pendekatan pembelajaran kontekstual  terhadap belajar dan mengajar  menganggap bahwa pada dasarnya pikiran mencari suatu makna dalam suatu konteks—yaitu, dalam hubungannya dengan lingkungan sekarang darinya.—dan ini terjadi seperti itu dengan mencari hubungan-hubungan yang dapat diterima (masuk akal) dan kemudian dipahami bahwa ternyata hal itu berguna.

Beberapa hal yang menjadi karakter pembelajaran kontekstual menurutnya yaitu  yaitu :

a)      Menitikberatkan pada pemacahan masalah

b)      Diorganisasikan dengan keadaan dunia sekeliling

c)      Memungkinkan berbagai variasi sumber belajar

d)     Lebih mendorong terlaksananya pembelajaran di luar kelas

e)      Menghargai pengalaman belajar siswa dalam proses pembelajaran

f)       Mendorong adanya pembelajaran kolaboratif

Sedangkan model yang dijadikan dalam penyusunan model, yang juga menjadi salah satu acuan dalam meneliti kebutuhan anak jalan terhadap life skill  tertentu adalah model TLS atau Targeting Life Skill yang dikembangkan oleh Hendricks dan tim Iowa State University Extention.

Menurut Hendricks (1996) dalam Sims (1998), perkembangan pemuda adalah suatu proses mental, fisik dan pertumbuhan sosial selama suatu masa dimana para pemuda dipersiapkan untuk hidup secara produktif dan memuaskan dalam kebiasaan dan peraturan masyarakat.

Hendricks mendefinisikan life skill sebagai skill yang membantu seorang individu agar sukses dalam hidup yang produktif dan memberikan kepuasan. Hendricks mengembangkan Targeting Life Skills (TLS) model pada gambar di bawah.

Gambar 1. Model Targeting Life Skills (TLS).

Dalam model TLS ini, kategori life skill dibagi berdasarkan model 4H: yaitu Head (kepala, terdiri dari managing dan  thinking), Heart (hati, terdiri dari relating  dan caring), Hands (tangan, terdiri dari giving dan  working), dan Health (kesehatan, terdiri dari living  dan  being).

Dengan model TLS, perencana program dapat membantu pemuda untuk mencapai potensinya melalui pendekatan positif terhadap pengembangan life skill, penyampaian informasi dan latihan skill yang sesuai tingkat perkembangan, menuliskannya dengan spesifik, tujuan penghembangan life skill yang terukur, melengkapi rencana instruksional yang memberikan pengalaman berdasarkan teori belajar berpengalamanuntuk mencapai life skill dan mengidentifikasi indikator perubahan yang terukur juga untuk mengevaluasi pengaruh progam.

Resume Tugas Karya Tulis a.n. Mos F. Dari berbagai sumber.


Situs-situs Pelayanan Sekolah Minggu

Berikut ini sejumlah situs khusus pelayanan anak-anak Kristen dan sekolah minggu yang baik dan bermanfaat  untuk dikunjungi para orang tua, guru-guru maupun semua yang berkepentingan atau  berminat membantu pelayanan bagi anak-anak. Silakan klik link pada judul, maka Anda memasuki wadah maya yang penuh berkat tak terduga.

1. http://sekolahminggu.net/

Sekolahminggu.net menyediakan aneka Cerita Alkitab yang menarik dengan tampilan praktis disertai gambar-gambar menarik. Kategori artikel sangat beragam, ada pula lirik lagu-lagu sekolah minggu yang dapat Anda download.

2. http://pepak.sabda.org/

Pepak.sabda.org/ adalah situs “Sesepuh” yang juga menjadi pendorong saya kala memulai blogsite bahansekolahminggu.wordpress.com. PEPAK adalah singkatan dari Pusat Elektronik Pelayanan Anak Kristen. Situs ini sangat lengkap. Banyak sekali materi pelayanan yang dapat diperoleh di PEPAK, baik untuk anak-anak, orang tua, guru sekolah minggu,pendeta, gembala, pastor atau siapa saja.

Pada ucapan selamat datang di situs PEPAK tertulis: Tidak hanya dari buku cetak, pada zaman teknologi saat ini, pelayan anak dapat memanfaatkan internet seluas-luasnya untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas pelayanannya. Oleh karena itu, silakan bergabung dalam situs PEPAK untuk mendapatkan ribuan bahan yang dapat menambah wawasan dan pengetahuan Anda, sehingga pengajaran dan pelayanan Anda benar-benar menyentuh hati anak-anak layan yang Tuhan percayakan kepada Anda. Silakan masuk dalam kategori Guru-Pendidik. Berbagai metode dan cara mengajar pun dapat Anda temukan dalam situs PEPAK.

3. http://yesuscintaku.wordpress.com/

Pada blogsite yang diberi judul “Sekolah Minggu dan Pernak-Perniknya”  ini, dapat Anda temukan berbagai artikel menarik yang sangat berguna untuk diketahui para pelayan anak-anak dan guru sekolah minggu. Sebagian tulisan di blog ini, sebagaimana dikemukakan oleh Admin, juga ada di dalam situs PEPAK <http://pepak.sabda.org>. Bisa juga lihat di beberapa edisi e-BinaAnak.

Penulisnya menyatakan ingin menjadikan situs ini sebagai penguat komitmennya dalam dunia pelayanan anak dan ingin, berbagi beban seputar pelayanan anak dengan setiap pelayan anak Indonesia. Amen.

4. http://jeniuscaraalkitab.com/

Situs http://jeniuscaraalkitab.com/ berisi aneka materi kreatif yang mampu memperkaya para pelayan anak dengan cara unik. Layanan http://jeniuscaraalkitab.com/ juga bisa ditemukan di situs Youtube, sehingga memudahkan mempelajarinya. Untuk melihat video-videonya, silakan klik di sini http://www.youtube.com/user/SusanGraceWidiono/videos?view=0.

5. http://anakbersinar.com

Anak Bersinar Bangsa Gemilang, demikian kata yang saya kutip dari situs ini. Selanjutnya dikatakan, adalah seruan bersama untuk mengarahkan fokus, menyatukan hati dan memadukan langkah bersama untuk membangun generasi anak kita demi masa depan bangsa. Bukan hanya anak-anak di rumah kita atau di Gereja kita saja yang perlu kita perhatikan, tetapi anak-anak secara umum dimasyarakat.

Dalam situs ini bisa ditemukan berbagai materi pengaya yang sangat bermanfaat, antara lain berupa rtikel, video animasi, dan berbagai info kegiatan.

Demikian untuk sementara, info tentang lima situs pelayanan anak yang baik untuk kita kunjungi. Selamat memberkati.


Mewarna Gambar Boneka Sesame

Banyak anak-anak kita telah mengenal tokoh-tokoh boneka Sesame lewat buku-buku atau video pembelajaran.

Beberapa di antaranya bahkan telah terkenal dan dijadikan ikon yang diasosiasikan dengan program belajar dalam berbagai bahasa.

Berikut ini beberapa gambar para lakon Sesame untuk kita warnai. Selamat beraktivitas, dan mari garis bawahi bahwa pencurahan kasih sayang merupakan bagian terpenting dari kegiatan ini. Gambar atau bahan-bahan lain hanyalah sarana untuk menyampaikannya. Shalloom, Tuhan Yesus memberkati.


Mewarnai Gambar Scooby Doo

Siapa tak kenal Scooby Doo? Si anjing kocak yang cerdas dan mujur. Bersama sahabatnya Shaggy dan teman-temannya mereka berkeliling kemana-mana memecahkan berbagai misteri.

Bahkan seingat saya, film kartun ini sudah populer sekurangnya sejak sekitar empat puluh tahun yang lalu. Mungkin ayah dan kakek anak-anak kita pun mengenal Scooby Doo.

Mari mewarnai dengan sukacita.


Mewarnai dan Mengenal Huruf

Untuk anak-anak yang baru belajar mengenal huruf, inilah permainan untuk mendukung pembelajaran tahap awal menulis dan membaca. Ajarkan mereka mengisi warna seturut bentuk bangun huruf sembari kenalkan makna bentuk bangun yang diwarnai sebagai sebentuk huruf. Jangan paksa mereka untuk menghafalkannya, perkenalkan saja dan perlihatkan ciri khas masing-masing bentuk serta perbedaan antara bentuk bangun huruf yang satu dengan lainnya.

Mohon menjadi catatan bagi para orang tua dan rekan Guru Sekolah Minggu, jangan sampai kita terjebak trend pendidikan (yang sesat namun belakangan populer) untuk memaksakan anak-anak di usia taman kanak-kanak atau prasekolah untuk “harus bisa baca tulis dan berhitung”. Usia mereka masih untuk permainan yang menyenangkan. Memberi mereka tugas yang tak sesuai hanya akan menjadi bumerang di kemudian hari.


Permainan Maze

Salam! Rekan-rekan Guru Sekolah Minggu dan orang tua penyayang anak, kali ini disediakan 20 gambar permainan maze.

Mari bimbing anak-anak kita. Berikan petunjuk dan biarkan mereka menyelesaikan permainan secara mandiri.

Berikan penghargaan kala mereka melakukannya.

 


Warnai, Potong dan Tempelkan!

Salam, rekan-rekan Guru Sekolah Minggu dan para orang tua. Berikut ini disediakan bahan untuk aktivitas anak-anak kita berupa mewarnai, menggunting atau memotong, dan menempelkannya di kertas lain.

Bagi rekan-rekan, perhatikan alat potong anak-anak kita, jangan sampai membahayakan diri. Awasi dengan seksama, amati denghan baik setiap anak. Jika ada yang belum bisa menggunakannya, ajari atau bila perlu ambil alih khusus untuk proses memotong/ menggunting.

Mari lakukan dengan penuh sukacita. Tuhan Yesus memberkati!


Mewarnai Gambar Kartun Barney dan Kawan-kawan

Meski besar dan bentuknya aneh, Barney tetaplah lucu dan banyak disukai anak-anak. Berikut ini 12 gambar Barney dan 4 gambar Aford untuk diwarnai anak-anak kita.

Selamat beraktivitas! tuhan Yesus memberkati.


Mencipta Lagu Rohani

Pernahkah Anda melihat dan mendengar anak-anak kecil mengarang lagu mereka sendiri? Saya rasa hampir setiap orang tua pernah. Nah, kenapa kita yang lebih tua tidak bisa?

Mungkin jawabnya adalah karena anak-anak begitu murni dan karena itu tak punya rasa takut, asalkan kita tetap memupuk rasa percaya diri mereka. Tidak suka menyalahkan, mencela atau apalagi mencerca. Jangan rusakkan bibit positif anak-anak kita dengan virus negatif.

Dukunglah senantiasa kreativitas anak-anak, alangkah baiknya jika kita mulai memupuk dan mengajak mereka menyatakan syukur dalam doa, pujian dan penyembahan. Jika kita mendengar mereka mengarang lagunya sendiri, segeralah beri penguatan dan arahkan agar lagu karangan mereka mengarah pada kebaikan.

Meski kadang lagu anak-anak kita teerdengar sumbang, kata-kata kurang teratur atau berkesan seadanya, namun spontanitas kreatifnya lah yang paling bernilai tinggi. Alangkah indahnya jika kemudian lagu itu ikut kita sempurnakan, dan bisa kita nyanyikan bersama dalam acara doa, ibadah malam atau mendorong mereka untuk berani tampil menyanyikan lagu karya mereka sendiri di ibadah minggu di hadapan para jemaat.

Berikut ada beberapa lagu rohani ciptaan saya mulai tahun 2000-an. Tanpa dasar kemampuan bermusik dan menyanyi yang mapan, terasa sekali betapa sulitnya mencipta lagu. Kemampuan anak-anak yang sedemikian mudahnya mengarang lagu sungguh membuat iri.

This slideshow requires JavaScript.

Lagu-lagu ini adalah kesaksian pribadi dan ungkapan syukur atas kasih Tuhan Yesus Kristus. Menampilkannya di blog ini bukanlah ungkapan kebanggan atas apa yang pernah saya lakukan, karena sesungguhnya hal yang patut dibanggakan hanyalah apa yang telah dilakukan Tuhan Yesus dalam hidup ini.

Semoga lagu-lagu ini menjadi inspirasi.

Silakan klik judul lagu untuk mendengarnya.

1. Tebaran Debu,

2. Jaga Hatiku

3. Lord I need You

4. Pengharapan.

5. Satu Nama (Amsal 18:10)

6. Bakar Aku Tuhan.

7. Bermazmurlah Ungaran.

8. Yesusku, Jangan Tinggalkan Aku.

9. Air Sungai Tuhan.

10. Hari Baru.

11. Mazmur 112:4.

12. Sekuntum Melati Putih.

13. Tak Layak.

14. Tuhan adalah Penolongku (Ibrani 13:6)

Inilah bacaan Firman Tuhan yang menjadi benih inspirasi terciptanya lagu-lagu tersebut.

1. HARI BARU

Mazmur  118:24 Inilah hari yang dijadikan TUHAN, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya!

Mazmur  96:2 Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.

Pengkhotbah  7:14 Pada hari mujur bergembiralah, tetapi pada hari malang ingatlah, bahwa hari malang ini pun dijadikan Allah seperti juga hari mujur, supaya manusia tidak dapat menemukan sesuatu mengenai masa depannya.

Roma  14:5 – 6 Yang seorang menganggap hari yang satu lebih penting dari pada hari yang lain, tetapi yang lain menganggap semua hari sama saja. Hendaklah setiap orang benar-benar yakin dalam hatinya sendiri.

Siapa yang berpegang pada suatu hari yang tertentu, ia melakukannya untuk Tuhan. Dan siapa makan, ia melakukannya untuk Tuhan, sebab ia mengucap syukur kepada Allah. Dan siapa tidak makan, ia melakukannya untuk Tuhan, dan ia juga mengucap syukur kepada Allah.

2. MERPATI PATAH SAYAP

Mazmur 6:2 – 10 Ya TUHAN, janganlah menghukum aku dalam murka-Mu, dan janganlah menghajar aku dalam kepanasan amarah-Mu.

Kasihanilah aku, TUHAN, sebab aku merana; sembuhkanlah aku, TUHAN, sebab tulang-tulangku gemetar,

dan jiwaku pun sangat terkejut; tetapi Engkau, TUHAN, berapa lama lagi?

Kembalilah pula, TUHAN, luputkanlah jiwaku, selamatkanlah aku oleh karena kasih setia-Mu.

Sebab di dalam maut tidaklah orang ingat kepada-Mu; siapakah yang akan bersyukur kepada-Mu di dalam dunia orang mati?

Lesu aku karena mengeluh; setiap malam aku menggenangi tempat tidurku, dengan air mataku aku membanjiri ranjangku.

Mataku mengidap karena sakit hati, rabun karena semua lawanku.

Menjauhlah dari padaku, kamu sekalian yang melakukan kejahatan, sebab TUHAN telah mendengar tangisku;

TUHAN telah mendengar permohonanku, TUHAN menerima doaku.

3. TAK LAYAK

Kolose 1:9 – 12

Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu. Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna,

sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah,

dan dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar,

dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang.

 

4. AIR SUNGAI TUHAN

Yehezkiel 47:1- 9

Kemudian ia membawa aku kembali ke pintu Bait Suci, dan sungguh, ada air keluar dari bawah ambang pintu Bait Suci itu dan mengalir menuju ke timur; sebab Bait Suci juga menghadap ke timur; dan air itu mengalir dari bawah bagian samping kanan dari Bait Suci itu, sebelah selatan mezbah.

Lalu diiringnya aku ke luar melalui pintu gerbang utara dan dibawanya aku berkeliling dari luar menuju pintu gerbang luar yang menghadap ke timur, sungguh, air itu membual dari sebelah selatan.

Sedang orang itu pergi ke arah timur dan memegang tali pengukur di tangannya, ia mengukur seribu hasta dan menyuruh aku masuk dalam air itu, maka dalamnya sampai di pergelangan kaki.

Ia mengukur seribu hasta lagi dan menyuruh aku masuk sekali lagi dalam air itu, sekarang sudah sampai di lutut; kemudian ia mengukur seribu hasta lagi dan menyuruh aku ketiga kalinya masuk ke dalam air itu, sekarang sudah sampai di pinggang.

Sekali lagi ia mengukur seribu hasta lagi, sekarang air itu sudah menjadi sungai, di mana aku tidak dapat berjalan lagi, sebab air itu sudah meninggi sehingga orang dapat berenang, suatu sungai yang tidak dapat diseberangi lagi.

Lalu ia berkata kepadaku: “Sudahkah engkau lihat, hai anak manusia?” Kemudian ia membawa aku kembali menyusur tepi sungai.

Dalam perjalanan pulang, sungguh, sepanjang tepi sungai itu ada amat banyak pohon, di sebelah sini dan di sebelah sana.

Ia berkata kepadaku: “Sungai ini mengalir menuju wilayah timur, dan menurun ke Araba-Yordan, dan bermuara di Laut Asin, air yang mengandung banyak garam dan air itu menjadi tawar,

sehingga ke mana saja sungai itu mengalir, segala makhluk hidup yang berkeriapan di sana akan hidup. Ikan-ikan akan menjadi sangat banyak, sebab ke mana saja air itu sampai, air laut di situ menjadi tawar dan ke mana saja sungai itu mengalir, semuanya di sana hidup.

5. PESAN UNTUK ANAKKU

Ulangan 6:1 – 9 “Inilah perintah, yakni ketetapan dan peraturan, yang aku ajarkan kepadamu atas perintah TUHAN, Allahmu, untuk dilakukan di negeri, ke mana kamu pergi untuk mendudukinya,

supaya seumur hidupmu engkau dan anak cucumu takut akan TUHAN, Allahmu, dan berpegang pada segala ketetapan dan perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu, dan supaya lanjut umurmu.

Maka dengarlah, hai orang Israel! Lakukanlah itu dengan setia, supaya baik keadaanmu, dan supaya kamu menjadi sangat banyak, seperti yang dijanjikan TUHAN, Allah nenek moyangmu, kepadamu di suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.

Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!

Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.

Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan,

haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.

Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu,

dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu.

6. SEKUNTUM MELATI PUTIH

11:1 – 3 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita.

Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.

7. BAKAR AKU TUHAN

Mazmur 73:21 – 28

Ketika hatiku merasa pahit dan buah pinggangku menusuk-nusuk rasanya,

aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku di dekat-Mu.

Tetapi aku tetap di dekat-Mu; Engkau memegang tangan kananku.

Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan.

Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi.

Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya.

Sebab sesungguhnya, siapa yang jauh dari pada-Mu akan binasa; Kaubinasakan semua orang, yang berzinah dengan meninggalkan Engkau.

Tetapi aku, aku suka dekat pada Allah; aku menaruh tempat perlindunganku pada Tuhan ALLAH, supaya dapat menceritakan segala pekerjaan-Nya.

 

8. TRIMAKASIH TAMBI DAN BUE

Amsal  20:20 Siapa mengutuki ayah atau ibunya, pelitanya akan padam pada waktu gelap.

Keluaran  20:12 Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.

Imamat  19:32 Engkau harus bangun berdiri di hadapan orang ubanan dan engkau harus menaruh hormat kepada orang yang tua dan engkau harus takut akan Allahmu; Akulah TUHAN.

Ulangan  5:16 Hormatilah ayahmu dan ibumu, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, supaya lanjut umurmu dan baik keadaanmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.

Bagi rekan-rekan yang ingin mendapatkan lirik lengkapnya silakan kontak email saya di indoartwork@gmail.com. Lagu lainnya menyusul. Thank you, let’s praise and worship Him.


Berkegiatan Bersama Anak-anak

Anak bungsuku Billy (4,5 tahun), sepertinya juga gemar menggambar dan mewarna. Kali ini kuajak dia melukis bersama.

Mungkin para ayah dan rekan-rekan Guru Sekolah Minggu yang belum mencoba juga perlu sesekali mengajak anak-anaknya berkegiatan bersama. Bagi yang sudah pernah atau sering, pasti bisa menceritakan bagaimana asiknya kita dan mereka. Biar bagaimana dan berapapun usia anak, mereka adalah pribadi unik dan memiliki daya kreasi tak terbatas.

Aku berkeyakinan, penanaman nilai-nilai seni adalah salah satu tonggak pembelajaran penting untuk mengasah ketekunan, kehalusan rasa, dan pencurahan pribadi sebagai cerminan rasa percaya diri. Aktualisasi pembentukan konsep diri yang positif agar mereka punya citra pribadi sebagai ciptaan Tuhan yang sempurna.

This slideshow requires JavaScript.

Disaksikan beberapa rekan pelukis, Billy dengan percaya diri mulai melukis.  Tekun ia mencipta, mencurahkan rasa dan karsa.

Sambil menceritakan isi benaknya, tangan bekerja. Konsepsi budaya dalam proses bentukan murni, tanpa rasa takut karyanya dinilai jelek. Bebas dari norma pembatas.

Nah, lukisannya selesai dan turut dipamerkan di Galeri Lukisan Moses bersama lukisan karya para seniornya.

OK, rekan sesama ayah dan para Guru Sekolah Minggu, semoga posting tulisan ini bermanfaat dan jadi inspirasi positif.

Shalom, Merry Christmas ev’rybody!

Dari Kapal Induk di tepian rimba belantara, Desember 2011,


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 109 pengikut lainnya.