APSINTUS, RACUN YANG MEMATIKAN

(Rekan-rekan guru Sekolah Minggu dan orang tua terkasih, berikut ini sebuah tulisan mengenai apsintus yang saya himpun dan edit dari berbagai sumber untuk sama-sama kita renungkan agar pelayanan kita berkenan dan layak di hadapa-Nya.)

illus-11

Pernahkah Saudara mungkin menerima perlakuan pahit di sekolah, di kantor, di rumah, di gereja atau bahkan di mana saja dan kemudian merasa sangat jengkel, marah atau ada luapan kebencian yang sulit ditahan sehingga kemudian terlampiaskan lagi kepahitan tersebut pada seseorang atau sejumlah orang di sekitarnya?

Suatu kepahitan yang tersimpan lama sehingga menjadi luka batin yang bahkan merubah sikap-sikap positif yang ada pada seseorang menjadi serba negatif. Bayangkan jika seseorang menerima kepahitan, kemudian akibatnya ia berpikir pahit dan bertindak pahit pula pada beberapa orang lainnya, orang lain tersebut kemudian masing-masing berbuahkan tindakan atau perkataan pahit pula pada beberapa orang lain lagi dan seterusnya, betapa cepatnya kepahitan menyebarluas!! Apakah Saudara meneruskan kepahitan-kepahitan yang diterima kepada orang lain? Atau menyimpan kepahitan baik-baik dan secara rapi dalam hidup Saudara ?

Patutkah hal demikian terjadi pada seorang anak Tuhan? Tidak, sama sekali tidak. Sebab salib Kristus seharusnya mampu meredam, memunahkan segala bentuk sengat kepahitan yang berbuah maut tersebut dan bahkan merubah buahnya menjadi manis. Segala bentuk senat kepahitan tersebut dikenal pula dengan istilah apsintus.

Apakah apsintus itu? Bagaimana kira-kira gambarannya dalam kehidupan seseorang? Untuk jelasnya silakan unduh tulisan dengan meng-klik link berikut ini: Artikel Apsintus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s