Sunday School Materials

Posts tagged “gambar

Mewarnai Gambar Power Ranger

Untuk sebagian besar anak laki-laki, Power Ranger adalah superhero idaman. Banyak ragam mainan, film hingga buku cerita Power Ranger yang digemari.

Berikut ini 55 gambar Power Ranger yang diperoleh dari http://www.coloringbook.info untuk diwarnai anak-anak kita. Selamat menikmati.


Mewarnai Gambar dari Kisah “Alvin and the Chipmunks” dan “Anastasia”

Salam jumpa rekan-rekan guru Sekolah Minggu, para orang tua dan pelayan anak. Berikut ini adalah seri gambar dari kisah “Alvin and the Chipmunks” dan “Anastasia”. Gambar-gambar berikut ini saya peroleh dari http://www.coloring-book.info.

Selamat melayani, selamat mewarnai.

 


Mewarnai Gambar dari “Alice in Wonderland”

Salam jumpa rekan-rekan guru Sekolah Minggu, para orang tua dan pelayan anak.

Berikut ini seri mewarnai gambar dari kisah “Alice in Wonderland. Gambar-gambar berikut ini saya peroleh dari http://www.coloring-book.info.

Selamat mewarnai.

 

 


MEWARNAI GAMBAR “101 DALMATIANS”

Salam jumpa rekan-rekan guru Sekolah Minggu, para orang tua dan pelayan anak-anak.

Berikut ini seri gambar dari film “101 Dalmatians” untuk diwarnai bersama anak-anak kita. Gambar-gambar berikut ini saya peroleh dari http://www.coloring-book.info.

Semoga membawa sukacita bersama.

 


Cipta Lagu Rohani: 2 Lagu Baru

06022013087.mp4_snapshot_03.28_[2013.02.08_00.51.33]

Berikut ini 2 buah lagu rohani Kristen terbaru. Diciptakan beberapa bulan yang lalu sebagai kesaksian pribadi atas kasih Tuhan dalam kehidupan saya.

Lagu pertama berjudul: “Buah Roh” bersumber dari Kitab Galatia 5:22-23. Dikomposisikan dalam irama ceria dan kombinasi dinamika titi nada mayor dan minor. Berikut ini syair selengkapnya:

BUAH ROH (Klik judul untuk melihat video),

Sukacita limpah di udara kala Yesus bekerja
menjawab sgala doa

Doa syukur penuh sembah puji
Tulus dan rendah hati
dari umat pemuji
sturut kuasa Roh Suci
Curahkan buah roh-Nya nan sejati

Kasih sukacita damai sejahtra
Kesabaran kemurahan
Kebaikan kesetiaan
Kelemahlembutan
Penguasaan diri

Itulah buah hikmat Allah Roh Kudus
Berlimpah kala bertaut erat Yesus Kristus

Lagu kedua berjudul “Datang pada Tuhan” yang sesuai pengalaman pribadi saya; adalah solusi untuk setiap masalah yang membebani hidup. Dalam Dia selalu ada jawaban bagi semua yang bersedia menemui Dia.

Lirik lengkap lagu:

“DATANG PADA TUHAN” (Klik judul untuk melihat video).

Apapun beban masalahmu datanglah segera pada Tuhan
Sembah pujilah Dia dalam Roh dan kebenaran

Yesus menepati janjiNya
Dia kan menjaga dirimu
kemanapun kau pergi, pasti

Limpahan berkatNya mengganti bebanmu
memlihara menopangmu
Datang pada Yesus skarang
Sembah pujilah Dia dalam Roh dan kebenaran

Dari tepian rimba, Pebruari 2013


MENGEMBANGKAN LIFE SKILL PADA ANAK

Rekan-rekan guru Sekolah Minggu, berikut ini sebuah karya tulis lama Admin Bahansekolahminggu yang dirasa perlu untuk memperluas wawasan kita bersama. Selamat membaca.

Dari sudut pandang ilmu pendidikan dikenal istilah “life skill” atau ketrampilan hidup.  Di Amerika Serikat, LeMahieu (1999) dari Department of Education State of Hawai‘I menyatakan “Enambelas tahun yang lalu publikasi yang berjudul “A Nation at Risk” menyebabkan suatu reformasi pendidikan dan perdebatan multidimensional di AS mengenai masa depan pendidikan di sana.”

Kemudian salah satu hasil dari gelombang reformasi pendidikan tersebut adalah lebih intensifnya pengembangan “life skill”, bahkan kemudian perdebatan dan konsep-konsep yang diajukan tersebut bukan hanya berkembang pesat di AS, namun meluas hingga ke seluruh dunia. Beberapa literatur dan laporan menyebutkan pengembangan konsep tersebut di benua Eropa, Asia,  dan Afrika. Sehingga kemudian PBB lewat UNICEF, WHO dan UNESCO mengembangkan konsep ketrampilan hidup ke dalam berbagai program antara lain kesehatan, kependudukan, dan pendidikan.

Definisi WHO mengenai “life skill” adalah the abilities for adaptive and positive behaviour that enable individuals to deal effectively with the demands and challenges of everyday life“. UNICEF mendefinisikannya sebagai : “a behaviour change or behaviour development approach designed to address a balance of three areas: knowledge, attitude and skills”.  UNICEF, UNESCO dan WHO membuat daftar sepuluh strategi pokok life skill yaitu :

  1. problem solving,
  2. critical thinking,
  3. effective communication skills,
  4. decision-making,
  5. creative thinking,
  6. interpersonal relationship skills,
  7. selfawareness building skills,
  8. empathy, 
  9. coping with stress and
  10. coping with emotions.

Self-awareness, self-esteem dan self-confidence adalah hal yang penting untuk mengerti kekuatan dan kelemahan seseorang.

Townson (2004) menyebutkan bahwa “life skill” pada setiap orang itu berbeda-beda, pengertian life skill menurutnya yaitu pengetahuan dan kemampuan yang memungkinkan seseorang untuk berfungsi di dalam masyarakat.


Ketrampilan Hidup (Life Skill)

Prianto (2001) bahwa mengungkapkan konsep pendidikan di Indonesia masih mengajarkan ‘kulit arinya’ saja. Artinya, murid hanya disodori setumpuk materi tanpa menyentuh kebutuhan yang lebih dalam dari seorang anak. Menurut Rose, hakekat belajar lebih sering diterjemahkan sebagai mengejar nilai, NEM atau ranking saja tanpa memperhatikan mutu, tingkah laku dan perkembangan pribadi anak. Kurikulum yang ada saat ini nampaknya belum mampu menemukan esensi pendidikan serta membantu mengembang kreativitas anak. Pemenuhan hak-hak anak seringkali juga tidak terpenuhi pada kelompok-kelompok tertentu dalam masyarakat. Ambil contoh, hak bermain dan berekreasi mereka terganggu oleh jadwal sekolah yang padat, kurikulum yang melampaui beban, ataupun jadwal kursus yang bertubitubi harus dihadapi oleh seorang anak. Pendidikan dalam kondisi ini sarat diartikan untuk menjejali anak dengan pengetahuan sebanyak-banyaknya bukannya pada pengembangan anak akan pengetahuan esensial yang penting bagi kehidupan.

Sujono Jachja, Wakil Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak mengatakan dalam artikel Majalah Suar, Nopember 2001 sebenarnya masalah-masalah kesejahteraan anak dan hak anak atas pendidikan sudah dibicarakan mendalam. Ini mengingat Konvensi Hak Anak yang telah diratifikasi mensyaratkan bahwa setiap anak harus mendapatkan hak-haknya termasuk untuk pendidikan dasar. Namun demikian, Sujono melihat, secara realistis boleh jadi pemerintah mengalami kesulitan untuk memberikan perhatian kepada sekitar 45 juta anak, yaitu mereka yang berusia di bawah 18 tahun dan belum menikah, yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. “Sebagai negara yang telah meratifikasi Konvensi Internasional, pemerintah hendaknya melakukan upaya-upaya bertahap agar implementasi dari instrumen-instrumen hak asasi manusia dapat dilakukan,” jelasnya. Ditanya soal tanggung jawab untuk dapat dipenuhinya wajib belajar pendidikan dasar, Sujono Jachja mengatakan pendidikan dasar yang dimaksud bukan sekedar compulsory atau wajib belajar di sekolah, tetapi pendidikan pokok yang tidak hanya dilakukan oleh pemerintah dan wajib ditanggung pemerintah. Menurutnya, masyarakat juga dapat mengawali dan melakukannya. “Yang meski kita lakukan adalah universal education. Artinya, pendidikan itu dapat dinikmati oleh semua anak di semua tempat,” papar Sujono. Sementara itu, Saparinah Sadli, wakil ketua Komnas HAM menekankan, pendidikan formal bukanlah alternatif satu-satunya untuk melakukan proses belajar. Dikatakan, masalah kesempatan untuk memenuhi hak atas pendidikan idealnya memang tidak hanya diartikan secara sempit sebagai bersekolah (formal). “Apabila sumber daya di lingkungan sekitarnya tidak memadai, maka dapat dilakukan pendidikan alternatif dengan menggunakan sumber daya yang ada. Institusi agama dan adat dapat juga melakukan upaya-upaya pendidikan bagi anak-anak,” ujarnya. Saparinah Sadli menambahkan masyarakat dapat mencoba memberikan atau memenuhi pendidikan anak walaupun tidak dalam bentuknya yang formal dan berdasarkan kurikulum. Yang lebih penting, katanya, adanya sebuah kegiatan yang substansi dan bentuknya dalam arti luas dari pendidikan yaitu menyampaikan kepada anak tentang informasi atau ajaran yang dapat mengembangkan anak yang bersangkutan.

Dengan demikian diharapkan anak dapat mengenal dan mengerti apa yang perlu dia pahami pada usianya sebagai anak yang merupakan bagian dari suatu komunitas. “Lingkungan dan komunitas seringkali memiliki kegiatan yang disesuaikan dengan apa yang tersedia, apakah dana, orang atau gurunya. Setiap komunitas dapat berbuat sesuatu untuk anak-anak dan masa depannya,” tambahnya.

Menurut Minnesota Department of Children, Families, and Learning (1997) dalam Sims (1998), “Students are learning both to learn and to work. Learning and working are becoming synonyms. Both require practice, guidance, and support.”  The Minnesota Department of Children, Families, and Learning memberikan definisi bekerja sebagai suatu usaha produktif yang meliputi baik pekerjaan yang dibayar dan yang tidak dibayar seperti menjadi pelajar, melaksanakan kerja sebagai orang tua, mengurus rumah, mengerjakan hobi, atau pelayanan kerja sukarela.  Pekerjaan dalam kehidupan merujuk pada kegiatan bekerja sepanjang masa hidup dan bagaimana pekerjaan tersebut dikembangkan dan diselesaikan melalui pengalaman belajar yang direncanakan maupun tidak direncanakan.

Sims (1998) kemudian menyimpulkan bahwa : “It is clear that schools alone cannot prepare youth for their life work. To instill the capabilities of work/life skills in young people, public agencies, organizations, employers, communities, parents, and the school system must work together.”

Di AS dikembangkan suatu program berskala nasional untuk mengembangkan life skill, disebut dengan 4-H, yaitu program pengembangan pendidikan dari University of Illinois Extension. Program ini terdiri dari serangkaian delivery modes dimana pemuda belajar dalam setting grup atau dari dirinya sendiri. Seorang tuan rumah yang memandu aktivitas memperkaya program ini dengan sejumlah pengalaman.

Apa komponen utama dari life skills? World Health Organisation (WHO) mengkategorikannya ke dalam tiga komponen :

a)       Ketrampilan berpikir kritis/ ketrampilan membuat keputusan termasuk ketrampilan pemecahan masalah dan pengumpulan informasi. Seseorang harus berketrampilan mengevaluasi konsekuensi masa depan atas tindakannya dan tindakan orang lain terhadapnya saat ini. Mereka perlu kemampuan untuk menentukan alternatif pemecahan masalah untuk menganalisis pengaruh dari nilai-nilai mereka dan bagi nilai orang-orang di sekitar mereka.

b)      Ketrampilan interpersonal/ komunikasi– mencakup komunikasi verbal dan non verbal, mendengar secara aktif, kemampuan mengekspresikan perasaan dan memberikan umpan balik. Juga termasuk dalam kategori ini yaitu kemampuan bernegosiasi/ menolak dan dan ketrampilan bersikap tegas yang secara langsung berpengaruh pada kemampuan seseorang untuk mengelola konflik. Empati, yang merupakan kemampuan untuk mendengar dan mengerti kebutuhan orang lain, juga merupakan kunci bagi ketrampilan interpersonal. Termasuk juga di dalamnya kerjasama dalam tim dan kemampuan bekerjasama, kemampuan menyatakan hormat bagi orang-orang di sekitarnya. Pengembangan ketrampilan ini memberikan kemampuan bagi anak untuk beradaptasi dalam masyarakat. Ketrampilan-ketrampilan ini memberikan hasil dalam situasi penerimaan norma-norma sosial yang menjadi dasar perilaku sosial orang dewasa.

c)       Ketrampilan penanganan (Coping) dan manajemen diri merujuk pada ketrampilan-ketrampilan yang meningkatkan kontrol dari dalam diri, sehingga orang itu yakinn bahwa ia mampu membuat perubahan dan mempengaruhi perubahan itu. Self esteem, self-awareness, dan ketrampilan self-evaluation dan kemampuan untuk menetapkan tujuan juga merupakan bagian dari kategori umum dari ketrampilan memanaje diri  (self-management skills). Anger, grief and anxiety must all be dealt with, and the individual learns to cope loss or trauma. Stress and time management are key, as are positive thinking and relaxation techniques.

LeMahieu (1999) melaporkan bahwa hasil-hasil penelitian menunjukkan beberapa manfaat dari  Life Skills-Based Education yaitu : berkurangnya perilaku kekerasan; meningkatnya perilaku pro-sosial yang positif dan yang negatif berkurang; berkurangnya perilaku merusak diri sendiri; meningkatnya kemampuan membuat perencanaan masa depan dan memilih solusi atas permasalahan yang dihadapi; meningkatnya citra diri, kesadaran diri, kemampuan penyesuaian sosial; meningkatnya perolehan pengetahuan; membaiknya perilaku di dalam kelas; kemajuan dalam hal kontrol diri dan penanganan masalah-masalah inter-personal dan coping kecemasan; meningkatnya pemecahan masalah dengan rekan sebaya. Penelitian juga telah membuktikan bahwa sex education yang didasarkan pada life skill memberikan hasil berupa perubahan yang lebih efektif dalam penggunaan kontrasespsi bagi remaja; penundaan aktivitas pengalaman seksual pertama; penundaan penggunaan alkohol dan marijuana serta pengembangan sikap dan perilaku yang diperlukan menghadapi penyebaran HIV/AIDS.

Beberapa landasan teoretik yang berkaitan dengan konsep life skill yang digunakan dalam penelitian  ini berhubungan dengan Contextual Learning.

Contextual learning atau pembelajaran kontekstual adalah pembelajaran yang terjadi dalam hubungan yang dekat dengan pengalaman aktual. Pembelajaran kontekstual adalah suatu konsepsi yang membantu guru untuk menghubungkan materi pelajaran dengan situasi dunia nyata dan memotivasi siswa untuk menghubungkan antara pengetahuan dengan penerapannya dalam kehidupan mereka baik sebagai anggota keluarga, warga negara atau pekerja serta mengaitkannya dengan kebutuhan yang diperlukan dalam belajar.(Blanchard, 1991).

Menurut Simpson, (1992) dalam teori pembelajaran kontekstual, pembelajaran terjadi hanya apabila siswa (pembelajar) memproses informasi baru atau pengetahuan dengan suatu cara yang masuk akal menurut kerangka pikirnya sendiri (keadaan dalam dunianya sendiri, pengalaman atau tanggapan). Pendekatan pembelajaran kontekstual  terhadap belajar dan mengajar  menganggap bahwa pada dasarnya pikiran mencari suatu makna dalam suatu konteks—yaitu, dalam hubungannya dengan lingkungan sekarang darinya.—dan ini terjadi seperti itu dengan mencari hubungan-hubungan yang dapat diterima (masuk akal) dan kemudian dipahami bahwa ternyata hal itu berguna.

Beberapa hal yang menjadi karakter pembelajaran kontekstual menurutnya yaitu  yaitu :

a)      Menitikberatkan pada pemacahan masalah

b)      Diorganisasikan dengan keadaan dunia sekeliling

c)      Memungkinkan berbagai variasi sumber belajar

d)     Lebih mendorong terlaksananya pembelajaran di luar kelas

e)      Menghargai pengalaman belajar siswa dalam proses pembelajaran

f)       Mendorong adanya pembelajaran kolaboratif

Sedangkan model yang dijadikan dalam penyusunan model, yang juga menjadi salah satu acuan dalam meneliti kebutuhan anak jalan terhadap life skill  tertentu adalah model TLS atau Targeting Life Skill yang dikembangkan oleh Hendricks dan tim Iowa State University Extention.

Menurut Hendricks (1996) dalam Sims (1998), perkembangan pemuda adalah suatu proses mental, fisik dan pertumbuhan sosial selama suatu masa dimana para pemuda dipersiapkan untuk hidup secara produktif dan memuaskan dalam kebiasaan dan peraturan masyarakat.

Hendricks mendefinisikan life skill sebagai skill yang membantu seorang individu agar sukses dalam hidup yang produktif dan memberikan kepuasan. Hendricks mengembangkan Targeting Life Skills (TLS) model pada gambar di bawah.

Gambar 1. Model Targeting Life Skills (TLS).

Dalam model TLS ini, kategori life skill dibagi berdasarkan model 4H: yaitu Head (kepala, terdiri dari managing dan  thinking), Heart (hati, terdiri dari relating  dan caring), Hands (tangan, terdiri dari giving dan  working), dan Health (kesehatan, terdiri dari living  dan  being).

Dengan model TLS, perencana program dapat membantu pemuda untuk mencapai potensinya melalui pendekatan positif terhadap pengembangan life skill, penyampaian informasi dan latihan skill yang sesuai tingkat perkembangan, menuliskannya dengan spesifik, tujuan penghembangan life skill yang terukur, melengkapi rencana instruksional yang memberikan pengalaman berdasarkan teori belajar berpengalamanuntuk mencapai life skill dan mengidentifikasi indikator perubahan yang terukur juga untuk mengevaluasi pengaruh progam.

Resume Tugas Karya Tulis a.n. Mos F. Dari berbagai sumber.


Situs-situs Pelayanan Sekolah Minggu

Berikut ini sejumlah situs khusus pelayanan anak-anak Kristen dan sekolah minggu yang baik dan bermanfaat  untuk dikunjungi para orang tua, guru-guru maupun semua yang berkepentingan atau  berminat membantu pelayanan bagi anak-anak. Silakan klik link pada judul, maka Anda memasuki wadah maya yang penuh berkat tak terduga.

1. http://sekolahminggu.net/

Sekolahminggu.net menyediakan aneka Cerita Alkitab yang menarik dengan tampilan praktis disertai gambar-gambar menarik. Kategori artikel sangat beragam, ada pula lirik lagu-lagu sekolah minggu yang dapat Anda download.

2. http://pepak.sabda.org/

Pepak.sabda.org/ adalah situs “Sesepuh” yang juga menjadi pendorong saya kala memulai blogsite bahansekolahminggu.wordpress.com. PEPAK adalah singkatan dari Pusat Elektronik Pelayanan Anak Kristen. Situs ini sangat lengkap. Banyak sekali materi pelayanan yang dapat diperoleh di PEPAK, baik untuk anak-anak, orang tua, guru sekolah minggu,pendeta, gembala, pastor atau siapa saja.

Pada ucapan selamat datang di situs PEPAK tertulis: Tidak hanya dari buku cetak, pada zaman teknologi saat ini, pelayan anak dapat memanfaatkan internet seluas-luasnya untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas pelayanannya. Oleh karena itu, silakan bergabung dalam situs PEPAK untuk mendapatkan ribuan bahan yang dapat menambah wawasan dan pengetahuan Anda, sehingga pengajaran dan pelayanan Anda benar-benar menyentuh hati anak-anak layan yang Tuhan percayakan kepada Anda. Silakan masuk dalam kategori Guru-Pendidik. Berbagai metode dan cara mengajar pun dapat Anda temukan dalam situs PEPAK.

3. http://yesuscintaku.wordpress.com/

Pada blogsite yang diberi judul “Sekolah Minggu dan Pernak-Perniknya”  ini, dapat Anda temukan berbagai artikel menarik yang sangat berguna untuk diketahui para pelayan anak-anak dan guru sekolah minggu. Sebagian tulisan di blog ini, sebagaimana dikemukakan oleh Admin, juga ada di dalam situs PEPAK <http://pepak.sabda.org>. Bisa juga lihat di beberapa edisi e-BinaAnak.

Penulisnya menyatakan ingin menjadikan situs ini sebagai penguat komitmennya dalam dunia pelayanan anak dan ingin, berbagi beban seputar pelayanan anak dengan setiap pelayan anak Indonesia. Amen.

4. http://jeniuscaraalkitab.com/

Situs http://jeniuscaraalkitab.com/ berisi aneka materi kreatif yang mampu memperkaya para pelayan anak dengan cara unik. Layanan http://jeniuscaraalkitab.com/ juga bisa ditemukan di situs Youtube, sehingga memudahkan mempelajarinya. Untuk melihat video-videonya, silakan klik di sini http://www.youtube.com/user/SusanGraceWidiono/videos?view=0.

5. http://anakbersinar.com

Anak Bersinar Bangsa Gemilang, demikian kata yang saya kutip dari situs ini. Selanjutnya dikatakan, adalah seruan bersama untuk mengarahkan fokus, menyatukan hati dan memadukan langkah bersama untuk membangun generasi anak kita demi masa depan bangsa. Bukan hanya anak-anak di rumah kita atau di Gereja kita saja yang perlu kita perhatikan, tetapi anak-anak secara umum dimasyarakat.

Dalam situs ini bisa ditemukan berbagai materi pengaya yang sangat bermanfaat, antara lain berupa rtikel, video animasi, dan berbagai info kegiatan.

Demikian untuk sementara, info tentang lima situs pelayanan anak yang baik untuk kita kunjungi. Selamat memberkati.


Mewarnai Gambar Scooby Doo

Siapa tak kenal Scooby Doo? Si anjing kocak yang cerdas dan mujur. Bersama sahabatnya Shaggy dan teman-temannya mereka berkeliling kemana-mana memecahkan berbagai misteri.

Bahkan seingat saya, film kartun ini sudah populer sekurangnya sejak sekitar empat puluh tahun yang lalu. Mungkin ayah dan kakek anak-anak kita pun mengenal Scooby Doo.

Mari mewarnai dengan sukacita.


Mewarnai dan Mengenal Huruf

Untuk anak-anak yang baru belajar mengenal huruf, inilah permainan untuk mendukung pembelajaran tahap awal menulis dan membaca. Ajarkan mereka mengisi warna seturut bentuk bangun huruf sembari kenalkan makna bentuk bangun yang diwarnai sebagai sebentuk huruf. Jangan paksa mereka untuk menghafalkannya, perkenalkan saja dan perlihatkan ciri khas masing-masing bentuk serta perbedaan antara bentuk bangun huruf yang satu dengan lainnya.

Mohon menjadi catatan bagi para orang tua dan rekan Guru Sekolah Minggu, jangan sampai kita terjebak trend pendidikan (yang sesat namun belakangan populer) untuk memaksakan anak-anak di usia taman kanak-kanak atau prasekolah untuk “harus bisa baca tulis dan berhitung”. Usia mereka masih untuk permainan yang menyenangkan. Memberi mereka tugas yang tak sesuai hanya akan menjadi bumerang di kemudian hari.


Permainan Maze

Salam! Rekan-rekan Guru Sekolah Minggu dan orang tua penyayang anak, kali ini disediakan 20 gambar permainan maze.

Mari bimbing anak-anak kita. Berikan petunjuk dan biarkan mereka menyelesaikan permainan secara mandiri.

Berikan penghargaan kala mereka melakukannya.

 


Warnai, Potong dan Tempelkan!

Salam, rekan-rekan Guru Sekolah Minggu dan para orang tua. Berikut ini disediakan bahan untuk aktivitas anak-anak kita berupa mewarnai, menggunting atau memotong, dan menempelkannya di kertas lain.

Bagi rekan-rekan, perhatikan alat potong anak-anak kita, jangan sampai membahayakan diri. Awasi dengan seksama, amati denghan baik setiap anak. Jika ada yang belum bisa menggunakannya, ajari atau bila perlu ambil alih khusus untuk proses memotong/ menggunting.

Mari lakukan dengan penuh sukacita. Tuhan Yesus memberkati!


Mewarnai Gambar Kartun Barney dan Kawan-kawan

Meski besar dan bentuknya aneh, Barney tetaplah lucu dan banyak disukai anak-anak. Berikut ini 12 gambar Barney dan 4 gambar Aford untuk diwarnai anak-anak kita.

Selamat beraktivitas! tuhan Yesus memberkati.


KESAKSIAN & PENGAKUAN

DOA SYUKUR

Terimakasih Tuhan Yesus karena Kau memberikanku kesempatan merasakan kekurangan, sebab itulah aku mengerti makna bersyukur dalam kecukupan

Terimakasih Tuhan Yesus karena Kau memberikanku kesempatan berkelebihan, sebab itulah aku mengerti bahwa tak berbagi dalam kelebihan adalah kesalahan

Ampuni aku Tuhan karena menjauh dari Engkau dan terimakasih karena cobaan yang Kau ijinkan kuterima menyadarkanku…

Kini kumengerti betapa berharganya penyadaran dan betapa tak ternilainya sebuah kesadaran akan ketuhananMU!

Meski penyadaran itu berawal pahit dan kesesatan itu berawal manis, dengan kesadaran; pahit atau manis seharusnya senantiasa membuatku sadar, dan sadar membuatku senantiasa bersyukur.

"Muda menutup mata, tua merana", Karya: Moses Foresto, 2010, Oil on Canvas, 110cmX140cm.

"Muda menutup mata, tua merana", Karya: Moses Foresto, 2010, Oil on Canvas, 110cmX140cm.

Teringat akan puisi tahun 2008, dalam bebal tak berbatas, kemunafikan merajalela… sang pendusta kembali terhilang…

DOA ANAK HILANG

Dengan cara yang lembut dan tepat, Tuhan bertindak keras kepadaku.

Ia tahu persis apa yang kuperlukan.

Seperti dinding yang kokoh pagarnya tegas pada saat aku lemah dan lelah, bukan untuk menghimpit namun menjadi penopang yang mengendalikan jalan hidupku agar tak roboh dan tersesat.

Tersesatlah aku karena tidak menghasilkan buah-buah Roh melainkan buah-buah kedagingan yang menjerat leher dan menyesatkan.

Telah kupilih sendiri,  hasilkan buah-buah dalam Roh dan kebenaran bukannya hasilkan buah-buah dosa namun tidakanku berlawanan dengan pilihanku, sebab aku lemah dan bodoh

Saat ini buah-buah dosa menjadi bebanku. Buah-buah itu mengejar dan tak rela melepaskanku.

Tamengku, Perisai yang baik telah kuretakkan dengan dosa-dosa tak terhingga, bahkan kubuang dan kutinggalkan

Sekarang saatnya aku menentukan tindakan

Menjadi seperti Kain yang mengobarkan amarah pada Tuhan dengan menyalahkan Habil serta orang benar lainnya

Menjadi seperti Saul yang mengandalkan kekuatan sendiri, mencari Tuhan dengan tidak layak dan tak berkenan

Menjadi seperti Simson yang menjadi tak taat setelah menerima berkat dan bertindak tanpa hikmat

Tidak Tuhan, jauhkan aku dari pilihan-pilihan itu, aku mau seperti Daniel yang menguduskan diri demi Allah yang hidup

Aku mau seperti Daud yang dengan hikmat menyesali perbuatannya, hidup benar, layak dan berkenan di hadapan Engkau Tuhan

Jika terlalu jauh dan berat untuk menjadi seperti Paulus, aku mau seperti Stefanus yang hidup dan mati dalam kebenaran

Tuhan, setiap kali berbuat dosa aku membukakan celah bisa dan racun mencelakakan jiwaku..

Tak terhitung kini dosa-dosaku

Tak terhitung pula racun di dalam jiwaku

Kini ya Bapaku, kuduskanlah kiranya aku dari segala macam racun itu

Dengan berperisaikan Engkau, hindarkanlah aku dari serangan Iblis.

Aku milikMu ya Tuhan

Engkau yang telah menebusku dari kesia-siaan dan membawaku kepada kemuliaan anak Raja, namun semua pernah kutinggalkan untuk hidup dalam penyiksaan dan mengarahkan hidupku pada api neraka dalam kekekalan

Ampuni aku… maafkan aku, Tuhan Yesus

Terimalah aku kembali, anak hilang yang tak tahu diri

Kini aku sadar dan mencari Engkau, ijinkan lagi aku menemukan Enkau dan menautkan diriku denganMu ya Allah.

Terimakasih Tuhan Yesus Kristus, Amin.

Ungaran, 7 Oktober 2008

IJINKAN AKU KEMBALI, BAPA…

BERI HAMBA KEKUATAN…

MESKI BERKALI-KALI TERHILANG,

TERIMALAH HAMBA KEMBALI…

Ungaran, 24 Januari 2011


BUKU MEWARNA SERI BINATANG 3: DINOSAURUS

Dinosaurus merupakan salah satu jenis gambar yang disenangi anak-anak. Setelah sebelumnya, pada Buku Mewarna Seri Binatang 2 kita mewarnai gambar-gambar anjing, berikut ini disajikan puluhan gambar aneka jenis Dinosaurus dalam Buku Mewarna Seri Binatang 3.

Rekan-rekan guru sekolah minggu sebaiknya juga mempelajari sedikit-sedikit nama jenis-jenis Dinosaurus agar jangan ketinggalan. Namun jika ternyata anak-anak kita lebih banyak tahu, jangan kaget! Sebab dengan minat tinggi serta fokus lebih baik, lazim saja jika anak-anak lebih banyak tahu tentang Dinosaurus. Saya pun pernah mengalaminya dan terheran-heran pada pengetahuan keponakan saya yang penggila Dinosaurus. Tak mengapa, sekali-sekali baik juga kita belajar dari mereka dan berbagi mengenai apa-apa yang mereka tahu.

Semoga kelas Anda semakin menyenangkan!


BUKU MEWARNA SERI BINATANG 2: ANJING

Anjing adalah binatang peliharaan yang dikenal setia dan cerdas. Teman bermain, sahabat dan bahkan penjaga yang baik.

Buku Mewarnai Seri Binatang yang kedua berisi aneka gambar anjing. Mari sama-sama belajar Firman Tuhan dalam sukacita!


BUKU MEWARNA: “HELLO KITTY”

Kitty si kucing kecil digemari oleh bukan hanya anak-anak, tapi juga remaja yang lebih dewasa, bahkan mungkin juga masih ada ibu-ibu yang menggemarinya. Mungkin mengingatkan kenangan lama karena si Kitty yang menggemaskan ini sebenarnya telah berusia lebih dari setengah abad.

Mari kita ajak anak-anak mewarnai gambar-gambarnya dan jadikan Sekolah Minggu lebih menyenangkan.

Selamat mengajar dan melayani!


BUKU MEWARNA: “BATMAN”

Tokoh superhero selalu menarik minat anak laki-laki. Selain gambar-gambar dari kisah alkitab, tak ada salahnya jika sesekali kita sajikan gambar dari kisah superhero, pahlawan pembela kebenaran. Kita tuntun anak-anak dengan bimbingan cerita kepahlawanan sang tokoh dan jangan tonjolkan unsur kekerasan meski sang tokoh, dalam hal ini Batman, adalah tokoh yang kuat dan perkasa. Gagah, pemberani juga jujur dan tidak sombong.

Ayo, rekan-rekan Guru Sekolah Minggu, mari jadikan sekolah minggu ajang belajar dan bermain yang menyenangkan. Namun jangan lupa, yang terpenting adalah, menyelamatkan!

Selamat mengajar dan bergembira!


MEWARNAI GAMBAR TENTARA

Untuk sebagian anak (terutama anak-anak lelaki), tentara dan berbagai kegiatannya adalah cerita yang sangat menarik, bahkan menjadi cita-cita mereka.

Berikut ini beberapa lembaran mewarnai, yang bisa menjadi sumber inspirasi agar anak-anak kita senantiasa siap sedia menjadi prajurit Kerajaan  Sorga yang gagah berani.


MEWARNAI GAMBAR CERITA TENTANG TUHAN YESUS

Mari kenalkan anak-anak kita lebih dekat dan akrab dengan Sang Sahabat Sejati.

Sambil mendengarkan tuturan dari Injil, kegiatan mewarnai gambar-gambar berikut ini tentunya menjadi upaya yang baik untuk membawa anak-anak kita pada jalan kebenaran dan hidup yang sejati.


BUKU MEWARNA: BERMAIN DI ALAM BEBAS

Bermain di alam bebas selalu menggairahkan dan memberikan kesenangan yang tak dapat ditandingi oleh aneka video games atau acara televisi yang mana saja. Kisahkan pula keagungan Tuhan kita, pencipta alam semesta agar anak-anak semakin menyadari siapa kita dan bagaimana baiknya Tuhan Yesus itu.

Selamat mengajar, tetaplah jadi guru yang taat pada sang Mahaguru!


BUKU MEWARNA: CERIA BERMAIN

Anak dan segala aktivitasnya di alam bebas selalu menampilkan keceriaan. Mari warnai cerah-cerianya gambar-gambar kegiatan mereka berikut ini.

Selamat mencoba! Tetaplah gembira, jangan henti berdoa.


BUKU MEWARNA: KEGIATAN PRAMUKA

Saat masih kecil dulu, bergabung dengan Pramuka terasa sangat membanggakan. Saya teringat semua aktivitas menyenangkan dan mendidik mulai dari tingkat Siaga hingga Penggalang. Menjadi anggota Pramuka terasa sangat spesial!

Maaf, sekarang sepertinya Pramuka pasaran banget karena semua anak sekolah diwajibkan, sehingga yang tidak benar-benar minat pun sekan dipaksa mengenakan seragam dan atribut Pramuka yang sangat dihormati. Akibatnya banyak yang berseragam tapi tidak bangga dan disiplin saat mengenakannya. Memang mengecewakan… tapi lupakan itu, yang penting nilai-nilai kebanggaan dan pelajaran Pramuka tetap ada!

Saya yakin, sangatlah baik jika anak-anak kita mengenal juga apa sebenarnya Pramuka dan Kepanduan lewat gambar-gambar ini. Selamat bersenang-senang.


BUKU MEWARNA: PENCIPTAAN

Salam, jumpa lagi rekan-rekan Guru Sekolah Minggu tercinta dan orang tua yang sayang anaknya!

Gambar-gambar berikut ini terdiri dari tiga kelompok bahan ajar tentang Penciptaan. Sambil beramai-ramai mewarnai, tuntun dan perdengarkan Firman Tuhan untuk anak-anak.

Selamat mengajar dan bermain dalam kegirangan sorgawi.


MEWARNAI BUKU CERITA: PERJANJIAN LAMA

Sambil Anda bercerita, anak-anak mewarnai. Sama-sama belajar, survey perjanjian lama.

Selamat mencoba.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 109 pengikut lainnya.